Thursday, October 18, 2012

Cara Merawat/Melatih Burung Trucukan Ropel dan Garuda

Burung Trucukan atau Jog Jog memanglah bukan termasuk burung aduan atau kicauan yang dilombakan untuk saat ini, namun untuk penghobi burung tentu saja memiliki burung trucukan yang handal bisa digunakan untuk masteran dan juga hiburan. Trucukan yang harganya cuma 10rb pun bisa menjadi 500rb bila trucukan tersebut rajin ropel, jinak dan suka mengepakkan sayap bila di dekati. atau biasa disebut gaya Garuda.
Berkali kali kami mencoba cari tahu Cara Merawat Trucukan agar mau Ropel dan Cara Melatih Trucukan agar mau Garuda, namun belum ada referensi secara lengkap. Kemudian setelah diskusi dan sharing sana sini dari master Kicau Mania, akhirnya kami juga berbagi untuk anda Cara Merawat/Melatih Burung Trucukan agar Ropel dan Garuda.

Pilih bahan dari anakan agar burung lekas jinak
Pilih bahan Trucukan yang jantan - Kepala jambul, Telinga meyembul, Dada trotol, Lebih besar dari betina.
Pilih yang memiliki postur bagus dari body, kaki, leher, paruh dan kepala
Pilih yang berparuh panjang dan berpangkal lebar

Diyakini bila burung trucukan jantan dan berdadan trotol putih akan suka ropel dipagi hari dan juga sepanjang hari, hal ini tentu bila makanan yang tersedia juga mencukupi.

Untuk membuat burung trucukan supaya mau meng garuda, yaitu mengepakkan sayap bila di dekati maka hal yang perlu dilakukan adalah melatih dengan teliti sepanjang waktu. yaitu dengan cara? Menyuapi burung Trucukan dengan jangkrik atau ulat hongkong secara rutin, Kemudian sering sering lah di goda dengan petik jarik atau melambaikan tangan.

Bila ingin membuat trucukan jinak maka buatlah trucukan tersebut lapar kemudian makanannya disuapkan. sesekali digoda dengan tangan agar mau mengepakkan sayap.

Itulah tips ringan dari kami untuk anda yang menyukai burung Trucukan, semoga bermanfaat dan menghasilkan kicauan trucukan yang bagus.

Reaksi:

7 comments:

  1. Klo burung yg satu ini punya kkharakter sprti cucak rawa....saya setuju klo kita rame rame naikin pamornya , biar ga cuma punya stigma burung rumahan apalagi murahan

    ReplyDelete
  2. Saya setuju dengan om john tapi harus diperhatikan kelestariannya dialam. Setiap pagi dan sore sambil ngopi saya senang melihat burung ini diatas pohon sambil berbunyi keras. Semoga tidak ada penangkapan besar2an.

    ReplyDelete
  3. klo ane punya trucukan jntn & btn yg umurnya sudah 2 bln lebih dan udah sering ngriwikk ke dua duanya.... burungnya jinak banget apalagi yang betinanya sering sy lepas jika saya bersiul ia terbang dan suka mangkring d pundak/kepala ane!
    kira-kira klo udah besar nanti ane akan coba ternak ni burung walau harga pasarannya murah hehehe sekedar hobyy :D

    ReplyDelete
  4. setuju mas adi.. mari kita coba lestarikan alam.., di daerahku sudah langka burung, burung ciblekpun sekarang sudah punah

    ReplyDelete

Silahkan Berkomentar, Terkait Artikel ini...